Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

Rizky Agustian
Ilustrasi penembakan. (Foto: Istimewa)

Ketua Pemerintah Daerah Maradun, Sanusi Dosara, menyebut serangan itu berkaitan dengan penolakan pemerintah Negara Bagian Zamfara untuk bernegosiasi dengan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Dosara mendesak aparat keamanan untuk membubarkan kelompok bersenjata yang bersembunyi di kawasan hutan Bayan-Ruwa, Maradun.

Sehari sebelum serangan terhadap para petani, kelompok bersenjata juga dilaporkan menculik 39 warga di komunitas Magamin Diddi, yang masih berada di wilayah Maradun.

Penculikan itu terjadi saat warga tengah bertemu dengan orang tua seorang pemimpin kelompok bersenjata dalam upaya mencari jalan damai dan membahas maraknya kasus penculikan di daerah tersebut.

Kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata masih menjadi tantangan serius bagi Nigeria. Selain menghadapi pemberontakan di wilayah timur laut, negara itu juga terus dibayangi aksi penculikan untuk tebusan dan serangan terhadap warga sipil.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat konflik dan aksi kekerasan bersenjata yang berlangsung selama bertahun-tahun telah menewaskan ribuan orang serta memaksa jutaan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Meski Presiden Nigeria, Bola Tinubu berulang kali berjanji memperbaiki situasi keamanan, serangan kelompok bersenjata masih terus terjadi di sejumlah wilayah negara tersebut.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

57 tahun lalu

Nah! Warga Nigeria Sebut Serangan AS Salah Sasaran, bukan Ngebom Lokasi ISIS

57 tahun lalu

Gempur ISIS, Trump Kantongi Izin dari Pemerintah Nigeria

57 tahun lalu

Trump Umumkan Serangan Besar-besaran terhadap ISIS di Nigeria

57 tahun lalu

130 Siswa Sekolah Katolik yang Diculik Kelompok Bersenjata di Nigeria Dibebaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal