Stanikzai menambahkan seluruh korban tewas dan luka adalah warga sipil.
Stasiun televisi lokal merilis rekaman video menunjukkan petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di antara reruntuhan bangunan.
Serangan terjadi beberapa jam setelah pejabat Afghanistan mengatakan kedua pihak terlibat baku tembak di sepanjang perbatasan. Akibat baku tembak itu empat tentara Afghanistan tewas.
Pakistan membantah tuduhan itu dengan menyebutnya klaim palsu bertujuan untuk menyesatkan opini publik. Pakistan berdalih serangannya menargetkan failitas militer di Kabul dan Provinsi Nangahar.
Mosharraf Zaidi, juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, menolak tuduhan tersebut dengan menyebutnya tidak berdasar. Dia bersikukuh tidak ada rumah sakit di Kabul yang menjadi sasaran serangan.