Hamas membantah tuduhan Israel dengan menyebut serangan terhadap kamp pengungsi sebagai akal-akalan. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu menegaskan tidak memiliki fasilitas pelatihan di kamp-kamp pengungsi Lebanon.
"Pengeboman Zionis merupakan agresi biadab terhadap rakyat Palestina yang tidak bersalah serta kedaulatan Lebanon," bunyi pernyataan Hamas.
Israel telah membunuh beberapa pejabat faksi-faksi Palestina termasuk Hamas di Lebanon sejak melancarkan perang di Gaza pada 7 Oktober 2023. Sehari setelah Israel melancarkan perang di Gaza, kelompok Hizbullah Lebanon menembakkan roket ke Israel, yang dibalas dengan serangan udara ke berbagai wilayah Lebanon.
Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 menewaskan sedikitnya 69.483 orang dan melukai 170.706 lainnya.