Breaking News: Putin Resmi Revisi Doktrin Nuklir Rusia, Ancaman bagi Amerika Cs

Anton Suhartono
Vladimir Putin resmi merevisi doktrin nuklir Rusia (Foto: AP)

Presiden Rusia tetap menjadi pemegang otoritas tertinggi yang membuat keputusan mengenai apakah akan menggunakan senjata nuklir atau tidak. 

Seorang presiden juga memiliki kewenangan untuk mengomunikasikan niat dan tindakannya terkait senjata nuklir kepada negara asing.

Doktrin hasil revisi ini dirilis beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh ATACMS untuk digunakan menyerang wilayah Rusia.

Putin berkali-kali memperingatkan, serangan langsung Ukraina ke wilayah Rusia berarti perang melawan NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal