Breaking News: AS Serang Iran Lagi

Anton Suhartono
AS melancarkan serangan udara ke target militer Iran di sekitar Selat Hormuz pada Jumat (26/6/2026) malam waktu setempat. (Foto: Ilustrasi/AP)

Serangan AS terjadi setelah Presiden Donald Trump mengatakan, serangan drone Iran terhadap kapal komersial merupakan "pelanggaran bodoh” terhadap perjanjian untuk mengakhiri perang dengan Iran.

Saat ditanya apakah Iran akan menghadapi konsekuensi lebih keras lagi, Trump hanya mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval, “Anda segera mengetahuinya.”

Trump pertama kali merespons serangan Iran pada Jumat pagi waktu Washington DC, beberapa jam setelah kejadian.

“Republik Islam Iran menembakkan setidaknya empat drone kamikaze terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Salah satu drone mengenai dek atas sebuah kapal pengangkut kargo besar dan sangat mahal,” tulis Trump di akun Truth Social.

Stasiun televisi Iran Press TV melaporkan, merespons serangan AS tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menargetkan posisi militer AS di kawasan. Namun militer AS belum mengonfirmasi serangan tersebut.

Meski demikian, para pejabat AS mengonfirmasi serangan militernya tak akan memengarhui perundingan damai yang tengah berlangsung maupun MoU yang sudah ditandatangani kedua negara.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Kondisi Selat Hormuz Tak Lagi Sama, Iran Atur Rute Pelayaran

57 tahun lalu

Iran Ultimatum Kapal di Selat Hormuz: Keluar Jalur Resmi, Keamanan Tak Dijamin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal