JAKARTA, iNews.id - Pasca-kesepakatan Iran dengan Amerika Serikat (AS), Selat Hormuz kini kembali dibuka. Banyak kapal dan tanker terus bergerak melalui jalur perairan strategis ini.
Pada Kamis waktu setempat, Angkatan Laut Corps Garda Revolusi Iran (IRGC) menjelaskan kapal hanya dapat melewati rute yang diumumkan Teheran dengan aman.
Mereka memperingatkan rute baru apapun yang diumumkan oleh pihak lain tanpa pemberitahuan atau koordinasi dari Iran adalah tidak dapat diterima dan sangat berbahaya.
Awal pekan ini, Iran dan Oman mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan mereka akan menjajaki kemungkinan biaya di masa mendatang untuk pengelolaan lalu lintas maritim sebagai imbalan atas layanan yang diberikan.
Kepala Negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang.
Di sisi lain, Amerika Serikat mengklaim harga minyak turun drastis sementara harga saham Amerika melonjak tinggi melebihi rekor yang sudah ada sebelumnya. Hal ini dikarenakan kesepakatan Amerika Serikat dan Iran yang ditandatangani pekan lalu.