Brasil Memanas! Pendukung Bolsonaro Duduki Parlemen, Serbu Istana Presiden dan Mahkamah Agung

Ahmad Islamy Jamil
Massa pendukung mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro menggelar unjuk rasa di luar Gedung Kongres Nasional di Brasilia, Minggu (8/1/2023). (Foto: Retuers)

“Semua orang yang melakukan (kekacauan) ini akan ditemukan dan mereka akan dihukum,” ujarnya.

Pada 1 Januari, Lula resmi memulai jabatannya sebagai presiden Brasil untuk ketiga kalinya. Dia dilantik sebagai kepala negara setelah memenangkan pemilihan presiden dalam putaran kedua pada 30 Oktober, mengalahkan presiden petahana Bolsonaro dengan selisih suara tipis.

Bolsonaro, yang juga seorang pendukung Trump, enggan mengakui kekalahannya. Dia menyuarakan klaim palsu bahwa sistem pemungutan suara elektronik Brasil rentan terhadap kecurangan. Klaim politikus sayap kanan itu kemudian melahirkan gerakan kekerasan di kalangan penolak hasil pemilu.

Sampai berita ini ditulis, tidak ada kabar langsung dari Bolsonaro. Dia terbang ke Florida 48 jam sebelum mandatnya sebagai presiden berakhir, akhir tahun lalu. Bolsonaro pun absen pada saat pelantikan Lula.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal