Bos Geng Narkoba Ekuador Dipindah ke Super Maximum Security, 2 Bom Meledak di Penjara

Muhammad Fida Ul Haq
Dua ledakan bom dari mobil meneror penjara Ekuador usai pemindahan tahanan. (Foto: Reuters)

QUITO, iNews.id - Dua ledakan bom dari mobil meneror penjaraEkuador. Bom itu diduga respons terhadap operasi keamanan pemerintah yang memindahkan bos geng narkoba ke penjara super maximum security.

Presiden Guillermo Lasso mengumumkan ledakan tersebut terjadi di ibu kota, Quito. Tidak ada korban luka akibat bom tersebut. Namun, beberapa bagian penjara rusak.

"Itu adalah reaksi terhadap sebuah tindakan. Tindakan untuk menjaga ketertiban di penjara, dan reaksi untuk mengintimidasi," kata Lasso seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/9/2023).

Lasso juga menyebut bahwa polisi menggelar operasi di penjara Cotopaxi untuk menyita senjata, amunisi, dan bahan peledak yang dimiliki geng narkoba.

Lasso telah banyak dikritik karena gagal mengendalikan kekerasan yang meningkat di jalanan dan penjara-penjara yang telah mengakibatkan banyak korban jiwa.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dipecat dari TNI

57 tahun lalu

Breaking News: 4 Prajurit TNI Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara

57 tahun lalu

PT DKI Tetap Hukum Advokat Ariyanto 16 Tahun Penjara, Uang Pengganti Jadi Rp21 Miliar

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Galian di Fatmawati Terungkap, Diduga karena Kabel Listrik Tegangan Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal