Bos Badan Intelijen Rusia Sebut Ukraina, Inggris dan AS Terlibat Serangan Teror Konser Musik

Anton Suhartono
Direktur badan intelijen Rusia FSB Alexander Bortnikov menyebut Ukraina, AS dan Inggris terlibat dalam serangan di Crocus City Hall (Foto: Reuters)

Pria 72 tahun itu belum mengidentifikasi pihak manapun yang secara khusus memerintahkan serangan tersebut. Namun dia menegaskan sedang menyaipkan langkah-langkah pembalasan.

Ukraina berulang kali membantah terlibat dalam serangan itu dan menyebut tuduhan Rusia sebagai kebohongan. Amerika Serikat dan Inggris menyebut ISIS di balik serangan seraya menyebut tuduhan Rusia sebagai omong kosong.

Sebelumnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia Nikolai Patrushev juga menyebut Ukraina di balik serangan Crocus City Hall.

"Tentu saja Ukraina," kata Patrushev, ketika ditanya soal keterlibatan Ukraina. 

Dia menyebut ada banyak indikasi keterlibatan Ukraina.

Setelah itu Mykhailo Podolyak, penasihat senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak tuduhan itu dengan menyebutnya sebagai kebohongan.

"Kebohongan secara resmi disebarkan oleh Patrushev dan setelah itu oleh kepala FSB Bortnikov," kata Podolyak.

Sementara Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Cameron mengunggah pesan di media sosial X menyebutkan, "Tuduhan Rusia tentang Barat dan Ukraina pada serangan Crocus City Hall benar-benar omong kosong."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal