Boeing Akan Umumkan Tangguhkan atau Kurangi Produksi Pesawat 737 Max

Nathania Riris Michico
Produksi Boeing 737 Max. (FOTO: AFP)

Meskipun Max belum terbang selama sembilan bulan setelah dua kecelakaan fatal, Boeing tetap melanjutkan produksi, dan melakukan evaluasi berbulan-bulan.

"Kami terus bekerja sama dengan FAA dan regulator global menuju sertifikasi dan pengembalian yang aman ke layanan Max," kata juru bicara Boeing, ketika dimintai komentar oleh AFP.

"Kami akan terus menilai keputusan produksi berdasarkan waktu dan kondisi pengembalian ke layanan, yang akan didasarkan pada persetujuan peraturan dan dapat bervariasi berdasarkan yurisdiksi," ujar juru bicara itu.

Max 7373 dilarang terbang setelah kecelakaan Lion Air mematikan Oktober 2018 di Indonesia dan jatuhnya Ethiopian Airlines pada Maret 2019, yang total menewaskan 346 orang.

Boeing dan FAA kini berada di bawah pengawasan ketat terkait permasalahan pada pesawat itu, termasuk Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver, atau MCAS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal