Kompleks Masjid Al Aqsa dikelola oleh badan wakaf Yordania. Berdasarkan peraturan yang sudah ada sejak puluhan tahun, orang Yahudi bisa saja berkunjung namun tidak boleh melakukan ritual.
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu segera merilis pernyataan yang menegaskan kembali sikap resmi Israel.
Ben Gvir pada Agustus lalu menyerukan agar orang Yahudi diizinkan beribadah di Masjid Al Aqsa. Seruan itu menuai kritikan tajam dan kecaman umat Islam dunia serta pemerintah negara Muslim.
Dia memiliki rekam jejak panjang dalam membuat pernyataan-pernyataan menghasut dan provokatif. Namun pernyataan-pernyataannya kerap bertentangan dengan sikap resmi pemerintahan Zionis.
Polisi Israel di masa lalu melarang para menteri untuk mendatangi kompleks Masjid Al Aqsa karena bisa membahayakan keamanan nasional. Namun polisi Israel kini berada di bawah kepemimpinan Ben Gvir sebagai menteri keamanan nasional.