Biden Sebut Putin Tak Bisa Berkuasa Lagi, Kremlin: Presiden Rusia Dipilih Rakyatnya

Anton Suhartono
Dmitry Peskov (Foto: Reuters)

Sebelumnya Biden beberapa kali menyerang Putin terkait invasi ke Ukraina. Beberapa lontarannya terhadap Putin adalah penjahat perang, pembantai, dan diktator.

Sementara itu pada bagian lain dari pidatonya Biden mengatakan Barat bersatu karena ancaman dari Rusia terhadap perdamaian global sangat berat.

"Pertempuran untuk demokrasi tidak bisa diakhiri dan tidak selesai dengan berakhirnya Perang Dingin. Selama 30 tahun terakhir, kekuatan otokrasi kembali bangkit di seluruh dunia," ujarnya.

Berbagai reaksi muncul atas pidato Biden di Warsawa. Seorang warga Dnipro, Ukraina, yang tinggal di Polandia, Mykyta Hubo, mengatakan pidato Biden biasa-biasa saja.

"Banyak bicara, sedikit tindakan," katanya.

Pawel Sterninski, warga Polandia yang rela menempuh perjalanan 3 jam untuk datang ke pidato Biden, mengatakan, keputusan AS untuk tidak terlibat perang secara langsung di Ukraina bisa dipahami.

"AS tidak bisa benar-benar terlibat secara militer karena bisa mengakibatkan Perang Dunia III. Putin tidak dapat diprediksi. Jika Anda mengancam dengan senjata nuklir, hanya perlu beberapa saat untuk berubah menjadi konflik global," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
50 menit lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

2 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

3 jam lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

3 jam lalu

Menteri PU soal Nama Istri-Anak di Surat Kunker AS: Cuma untuk Urus Visa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal