Biden Kirim Bantuan Senjata Senilai Rp11,4 Triliun untuk Ukraina, dari 2.000 Rudal hingga 5.000-an Senapan

Umaya Khusniah
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan mengirimkan bantuan keamanan bagi Ukraina untuk melawan gempuran Rusia, Rabu (16/3/2022). (Foto/tangkapan layar video Reuters)

- 4 sistem radar kontra-mortir

- 200 peluncur granat dan amunisi

- 200 senapan dan 200 senapan mesin

- Hampir 40 juta butir amunisi senjata ringan dan lebih dari 1 juta butir granat, mortir, dan artileri

- 70 kendaraan beroda serbaguna mobilitas tinggi (HMMWVs) dan kendaraan lainnya

- Komunikasi yang aman, sistem deteksi peperangan elektronik, pelindung tubuh, helm, dan perlengkapan taktis lainnya

- Peralatan medis militer untuk mendukung pengobatan dan evakuasi pertempuran;

- Senjata pemusnah bahan peledak dan peralatan ranjau

- Citra satelit dan kemampuan analisis.

Presiden Joe Biden dalam kesempatan itu juga menjuluki Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang karena menyerang Ukraina. 

"Oh, saya pikir dia adalah penjahat perang," kata Biden dalam percakapan dengan seorang reporter di Gedung Putih, Rabu kemarin, dikutip dari Reuters, Kamis (17/3/2022).

Namun sebelumnya Biden menjawab "tidak" untuk pertanyaan tentang apakah dia siap untuk memanggil Putin sebagai penjahat perang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal