KHARTUM, iNews.id - Pemberontak Pasukan Dukungan Cepat (RSF) menyerang masjid di Negara Bagian Kordofan Utara, Sudan, Rabu (11/2/2026), menewaskan beberapa anak.
Lembaga bantuan medis Jaringan Dokter Sudan menyatakan, serangan tersebut menewaskan dua anak dan melukai 13 lainnya.
Serangan menargetkan Masjid Sheikh Ahmed Al Badawi pada Rabu dini hari saat anak-anak sedang belajar Alquran.
"Pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional dan serangan serius terhadap tempat ibadah," bunyi pernyataan Jaringan Dokter Sudan, dalam pernyataan di Facebook, dikutip Kamis (12/2/2026).
"Menargetkan anak-anak di dalam masjid merupakan kejahatan yang tidak bisa dibenarkan sepenuhnya dengan dalih apa pun," demikian isi pernyataan.
Jaringan Dokter Sudan mengungkap RSF sebelumnya menargetkan bangunan keagamaan lainnya, termasuk gereja di Khartum dan masjid lain di El Fasher. Serangan itu menunjukkan pola sistematis yang jelas-jelas mengabaikan kesucian hidup serta situs keagamaan.