Bersumpah Akhiri Perpecahan, Biden: Saya Akan Jadi Presiden untuk Semua Warga AS

Djairan
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatJoe Biden menyinggung perpecahan yang tengah memanas di tengah rakyat AS. Dia berjanji untuk mengakhiri 'perang tidak beradab' di negaranya yang kini tengah dibebani sejumlah pekerjaan rumah cukup besar.

Mulai dari masalah kesehatan akibat pandemi Covid-19, ditambah krisis ekonomi, kemudian diperparah isu kekerasan usai penyerangan Gedung DPR AS (Capitol) pada 6 Januari lalu.

"Saya berjanji kepada Anda, Saya akan menjadi Presiden untuk semua orang Amerika. Dan saya berjanji kepada Anda, bahwa saya tetap akan berjuang keras untuk mereka yang tidak mendukung, layaknya kepada mereka yang mendukung saya," ujar Biden dalam pidato  perdananya di Gedung Capitol, dikutip Reuters, Kamis (21/1/2021).

Dia mengatakan, untuk mengatasi tantangan, memulihkan jiwa dan mengamankan masa depan Amerika. Hal ini jelas membutuhkan lebih dari sekadar kata-kata, membutuhkan yang paling sulit dipahami dari semua hal dalam demokrasi yakni persatuan.

“Kita harus mengakhiri perang tidak beradab yang mempertemukan warna merah dengan biru, perdesaan versus perkotaan, konservatif versus liberal. Kita bisa melakukan ini jika kita membuka jiwa kita, alih-alih mengeraskan hati kita,” ucap Biden.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Qodari soal Diskusi di UGM Kisruh: Demokrasi Bisa Terjadi Kalau Ada Dialog

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

57 tahun lalu

Megawati Ajak Masyarakat Tak Takut Bersuara: Ini Adalah Demokrasi

57 tahun lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal