Berpotensi Rusuh, Demonstrasi Mengenang Tewasnya Pria Kulit Hitam di Paris pada 2016 Dilarang

Anton Suhartono
Polisi Paris melarang demonstrasi mengenang tewasnya pria kulit hitam pada 2016 (Foto: AFP)

Sebelumnya para aktivis di Prancis menyerukan dukungan atas gerakan ‘Black Lives Matter’ melalui media sosial, merujuk pada demonstrasi yang tengah berlangsung di AS.

Demonstrasi yang diwarnai bentrokan, perusakan, penjarahan, marak terjadi di penjuru AS untuk mengecam pembunuhan Floyd, pria berusia 46 tahun, oleh polisi Derek Chauvin.

Chauvin didakwa dengan kasus pembunuhan tingkat 3 serta percobaan pembunuhan. Sementara itu tiga polisi lainnya sejauh ini baru dipecat, belum dikenakan jeratan pidana. Ini yang memantik kemarahan demonstran dan menuntut keadilan ditegakkan bagi Floyd.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mahasiswa Demo di Kejagung, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili

13 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

14 hari lalu

Momen Langka! Shandy Aulia Ketemu Anna Wintour di Dior Haute Couture Paris

14 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal