Infantino hingga saat ini menolak untuk mengambil tindakan terhadap Israel, dengan alasan bahwa sepak bola tidak bisa menyelesaikan masalah geopolitik.
"Tidak puas dengan 2 tahun keterlibatan FIFA dalam genosida di Palestina, Infantino dan kroni-kroninya kini telah membuat 'hadiah perdamaian' baru untuk menjilat Donald Trump," ujar Mokhiber, kepada Al Jazeera.
Dia menambahkan penghargaan tersebut juga bertujuan untuk menutupi catatan buruk Trump dalam mendukung Israel, serangan mematikan terhadap kapal-kapal di Laut Karibia, dan pelanggaran berat HAM di AS.
Infantino Puji Trump
Saat memberikan penghargaan kepada Trump. Infantino menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan internasional Trump, termasuk Perjanjian Abraham untuk mendamaikan Israel dengan negara-negara Arab dan Muslim dengan mengabaikan status negara Palestina.
"Inilah yang kami inginkan dari seorang pemimpin, seorang pemimpin yang peduli terhadap rakyat. Kita ingin hidup di dunia yang aman, di lingkungan yang aman. Kita ingin bersatu, dan itulah yang kami lakukan di sini, hari ini, dan itulah yang ingin kami lakukan di Piala Dunia," kata Infantino.