Beredar Video Eksekusi Separatis Armenia oleh Tentara Azerbaijan saat Gencatan Senjata

Arif Budiwinarto
Tangkapan layar dari video yang memperlihatkan eksekusi separatis Armenia oleh tentara Azerbaijan. (foto: BBC)

Video pertama yang menunjukkan tentara Azerbaijan di pusat kota muncul pada 15 Oktober. Video POW keduanya muncul pertama kali pada 15 Oktober.

Berpotensi menyeret Azerbaijan ke pengadilan kejahatan perang

Penyelidik open source, Bellingcat, merupakan pihak pertama yang melakukan identifikasi pada dua video itu. Bellingcat menyebut pria dalam dua video yang beredar merupakan separatis Armenia yang ditangkap antara 9 Oktober sampai 15 Oktober oleh tentara Azerbaijan.

Keesokan harinya, jaksa penuntut Azerbaijan mengumumkan bahwa penyelidikan menyimpulkan bahwa video-video itu palsu.

Sementara itu, Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) Armenia, Arman Tatoyan, menyebut eksekusi dua tawanan perang oleh Azerbaijan berpotensi menyeret negara itu ke pengadilan kejahatan perang.

"Dalam video ini, anggota tentara Azerbaijan mempermalukan tawanan perang dan kemudian secara brutal membunuh mereka dengan sinisme yang ekstrim," tulis lembaga HAM itu.

Konflik di Nagorno-Karabakh tengah memasuki masa gencatan senjata kedua setelah separatis Armenia dan militer Azerbaijan berperang lebih dari dua pekan sejak awal bulan ini. Lebih dari 500 orang tewas serta memaksa puluhan ribu warga mengungsi akibat perang dua negara pecahan Uni Soviet.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eliano Reijnders Diincar Klub Azerbaijan, Persib Terancam Kehilangan Pemain Serba Bisa

57 tahun lalu

Nah, Kedubes Azerbaijan di Kiev Hancur akibat Terkena Rudal Ukraina bukan Rusia

57 tahun lalu

Serangan Rusia ke Ukraina Hancurkan Kedubes Azerbaijan

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Gempur Ibu Kota Kiev Ukraina, 6 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal