Bentrok Bersenjata, Thailand Minta Warganya Segera Tinggalkan Kamboja

Anton Suhartono
Thailand meminta warganya segera meninggalkan Kamboja menyusul bentrok bersenjata di perbatasan kedua negara (Foto: Thai PBS)

Pejabat Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai, mengatakan situasi di perbatasan genting.

"Kita harus berhati-hati. Kita akan mengikuti hukum internasional," katanya, kepada wartawan.

Kedua negara terlibat bentrok terkait sengketa perbatasan dalam beberapa dekade terakhir. Namun konflik kembali memanas pada Mei lalu setelah seorang tentara Kamboja tewas dalam baku tembak singkat, yang kemudian meningkat menjadi krisis diplomatik.

Sementara itu Thailand menuduh Kamboja memasang ranjau di wilayah sengketa perbatasan. Kamboja memiliki jutaan ranjau peninggalan perang saudara puluhan tahun lalu. Kamboja membantah tuduhan tersebut dengan menyebutnya tak berdasar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

57 tahun lalu

Kamboja Bidik Kerja Sama dengan Kampus Indonesia, Program Double Degree Bakal Dihidupkan Lagi

57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal