Belum Selesai Kasus Covid, Negara Ini Diserang Virus Marburg yang Mematikan

Anton Suhartono
Guinea melaporkan kasus kematian akibat virus Marburg (Foto: Reuters)

Kasus Marburg dan Ebola tahun ini terdeteksi di Distrik Gueckedou, dekat perbatasan Liberia dan Pantai Gading. 

Kasus pertama epidemi Ebola pada 2014-2016, terbesar dalam sejarah, juga berasal dari daerah yang sama di kawasan hutan Guinea.

Sementara itu tingkat kematian pada penderita Marburg bervariasi, dari 24 hingga 88 persen, bergantung pada jenis virus dan penanganannya. Menurut WHO, penularan terjadi melalui kontak dengan cairan dan jaringan tubuh orang terinfeksi. 

Gejala Marburg adalah sakit kepala, muntah darah, nyeri otot, dan pendarahan melalui berbagai lubang.

Guinea juga masih berhadapan dengan penanganan Covid-19. Negara itu melaporkan 26.969 kasus infeksi virus corona sejauh ini setelah ada penambahan 122 penderita baru pada Senin (9/8/2021). Sementara kasus kematian sebanyak 260 orang setelah bertambah 3 orang pada Senin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
1 hari lalu

Kemenkes Beri Lampu Hijau Vaksin Dengue Gratis untuk Rakyat? Ini Faktanya!

Health
6 hari lalu

Anak Demam Tinggi Mendadak di Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah!

Nasional
15 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Megapolitan
21 hari lalu

Pramono Sebut Kasus Superflu di Jakarta Nihil, Demam Berdarah yang Berpotensi Meningkat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal