Belarusia Bentuk Tim Pertahanan Teritorial Baru Terdiri Atas Ratusan Ribu Relawan, Ada Apa?

Umaya Khusniah
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. (Foto: Reuters)

Menurut Neraca Militer Institut Internasional untuk Studi Strategis 2022, militer profesional Belarusi memiliki sekitar 48.000 tentara dan sekitar 12.000 tentara perbatasan negara.

Lukashenko merupakan penguasa terlama di Eropa yang telah memimpin Belarusia selama 28 tahun. Dia bergantung pada Rusia secara politik dan ekonomi. Dukungan Presiden Rusia Vladimir Putin membantunya bertahan dari protes massa pro-demokrasi pada tahun 2020.

Ketergantungan tersebut telah memicu ketakutan di Kiev bahwa Putin akan menekan Lukashenko untuk bergabung dengan serangan darat baru dan membuka front baru dalam invasi Rusia ke Ukraina.

"Unsur-unsur Perang Dingin: perlombaan senjata dan pemerasan nuklir oleh para pemimpin masing-masing negara Barat telah kembali ke agenda internasional kontemporer," kata Lukashenko.

Uni Eropa, Amerika Serikat, dan lainnya telah memberlakukan sanksi senilai miliaran dolar terhadap negara bekas Soviet itu atas dukungannya untuk perang Rusia melawan Ukraina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

DPR Ungkap Ada Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur, Usul Sistem Deteksi Dini

57 tahun lalu

6 WNI Relawan Pro Palestina Terhenti di Libya, Kemlu Bantu Pulangkan ke Indonesia

57 tahun lalu

Projo Tegaskan Rencana Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Pilpres 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal