Belarusia Bentuk Tim Pertahanan Teritorial Baru Terdiri Atas Ratusan Ribu Relawan, Ada Apa?

Umaya Khusniah
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. (Foto: Reuters)

MINSK, iNews.id - Presiden BelarusiaAlexander Lukashenko telah membentuk pertahanan teritorial baru terdiri atas 100.000-150.000 pasukan relawan militer. Dia berdalih semua orang harus tahu bagaimana 'menangani' senjata dan siap untuk menanggapi agresi dan menjaga ketertiban umum di masa damai.

"Situasinya tidak mudah. Saya telah mengatakan lebih dari sekali: setiap orang dan tidak hanya seorang pria, setidaknya harus mampu menangani senjata," kata Lukashenko pada pertemuan Dewan Keamanannya, Senin (20/2/2023). 

Lukashenko sering mengatakan, pasukannya akan berperang hanya jika Belarusia diserang. Dia juga mengatakan 'pengalaman' di Ukraina membutuhkan pertahanan tambahan.

"Jika terjadi tindakan agresi, responsnya akan cepat, keras, dan tepat," kata Lukashenko.

Menteri Pertahanan, Viktor Khrenin mengatakan, pasukan pertahanan teritorial akan memiliki 100.000-150.000 relawan atau lebih jika diperlukan. Pembentukan paramiliter idealnya ada di setiap desa dan kota.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

DPR Ungkap Ada Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur, Usul Sistem Deteksi Dini

57 tahun lalu

6 WNI Relawan Pro Palestina Terhenti di Libya, Kemlu Bantu Pulangkan ke Indonesia

57 tahun lalu

Projo Tegaskan Rencana Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Pilpres 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal