Bekas Penjaga Kamp Konsentrasi Nazi Dideportasi dari AS ke Jerman

Nathania Riris Michico
Bekas Penjaga Kamp NAZI Jakiv Palij (95) dideportasi dari AS ke Jerman. (Foto: AP)

Gedung Putih menyatakan Pemerintahan Trump memprioritaskan pengusiran Palij untuk menghormati para korban Holocaust dan keluarga mereka.

"Pengusiran Palij mengirim pesan yang tegas: Amerika Serikat tidak akan mentolerir mereka yang memfasilitasi pembunuhan orang-orang lain, dan mereka tidak akan menemukan tempat berlindung yang aman di tanah Amerika," demikian isi pernyataan itu.

Media Jerman melaporkan, Palij tiba pada Selasa pagi di Bandara Dusseldorf dan dibawa terlebih dulu ke sebuah panti jompo.

Harian boulevard Jerman, Bild, menyebut jaksa Jerman membuka proses kriminal terhadap Palij pada 2015, namun kasus itu ditutup karena kurangnya bukti.

AS berusaha selama dua tahun untuk mengusir Palij, yang tinggal di Queens, New York, sejak 1949.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Penembakan Masjid San Diego AS Idolakan Nazi, Terlibat Serangan Massal

57 tahun lalu

Heboh Penyiksaan Aktivis GSF, Presiden Kolombia Sebut Menteri Israel Ben Gvir Nazi

57 tahun lalu

Pertama Kali, Israel Sahkan UU Bentuk Pengadilan Khusus untuk Pasukan Elite Hamas

57 tahun lalu

Politisi Polandia yang Tunjukkan Bendera Israel Berlogo Nazi di Parlemen Dihukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal