Begini Cara Tokyo Kurangi Kepadatan Penumpang Kereta di Jam Sibuk

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Kereta commuter di Tokyo, Jepang, semakin padat di jam sibuk pagi hari. Untuk menghindari kepadatan penumpang kereta di waktu bersamaan, gubernur Tokyo punya cara jitu.

Gubernur Yuriko Koike mengampanyekan 'Jisa Biz' atau 'Bekerja Jeda Waktu' untuk menghindari kepadatan kereta commuter. Kampanye ini juga untuk menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic.

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (18/7/2018), sebagai langkah awal, 740 perusahaan akan berpartisipasi mengubah jam masuk kerja, di antaranya menjadi lebih awal. Di antara perusahaan yang ikut serta dalam kampanye ini adalah Pfizer dan Microsoft. Perusahaan memberikan fleksibilitas kepada karyawan untuk mengatur jam kerjanya sendiri. Bahkan, mereka diperbolehkan bekerja dari rumah atau dari tempat lain.

Beberapa perusahaan mengubah jam masuk kerja menjadi lebih awal. Mereka bahkan menyiapkan sarapan pagi bagi karyawan yang datang di pagi buta.

Operator kereta pun menyesuaikan dengan menambah perjalanan di jam-jam tertentu untuk mengakomodasi karyawan yang masuk lebih awal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendiri 7-Eleven Jepang Toshifumi Suzuki Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Viral WN Jepang Ditawari Prostitusi Anak di Jakbar, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Rekor! Buah Melon Ini Terjual Rp644 Juta dalam Lelang

57 tahun lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal