Bayang-Bayang Penjajahan Ulang Gaza, Israel Enggan Ulangi Penarikan 2005

Anton Suhartono
Israel mengirim sinyal kuat akan menduduki kembali Gaza seperti dilakukan sebelum 2005 (Foto:: AP)

Sebagai gantinya, Israel berencana membentuk unit militer-sipil bernama Nahal di Gaza. Unit ini akan melibatkan warga sipil relawan yang bergabung dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sebuah skema yang dinilai sebagai upaya mempertahankan kehadiran jangka panjang tanpa secara resmi membangun permukiman.

Pernyataan Katz yang menyebut unit Nahal akan menggantikan keberadaan warga Israel di Gaza merujuk langsung pada penarikan pemukiman Yahudi pada 2005, ketika Israel menarik seluruh pemukim dan militernya dari wilayah tersebut.

“Kami tidak memercayai siapa pun selain mereka untuk melindungi warga kami,” ujarnya.

Langkah ini dinilai bertentangan dengan rencana damai Trump yang melarang pembangunan permukiman sipil Israel di Gaza. Meski demikian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berulang kali membantah adanya rencana pembangunan kembali permukiman Yahudi di wilayah tersebut.

Namun, tekanan dari kelompok ultra-nasionalis dalam koalisi pemerintahan Netanyahu terus menguat, mendorong wacana pendudukan ulang Gaza dan mempertahankan kontrol militer permanen.

Nahal dikenal sebagai unit yang menggabungkan program persiapan pra-militer, pengabdian sukarela selama 1 tahun, serta dinas militer aktif di IDF. Kehadirannya di Gaza memicu kekhawatiran baru terkait masa depan gencatan senjata dan stabilitas kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal