Batu Tembok Ratapan Runtuh, Pemerintah Yerusalem Tutup Lokasi

Nathania Riris Michico
Paus Fransiskus berdoa di Tembok Ratapan, Yerusalem. Beberapa batu di lokasi suci itu mulai terkikis dan membahayakan peziarah di bawahnya. (Foto: AFP)

Rabinowitz mencatat, batu di atas bagian utama Tembok Ratapan diperiksa oleh para profesional dua kali setahun.

Batu-batu di Tembok Ratapan diduga makin terkikis lantaran usia tembok yang sudah ribuan tahun. (Foto: Flash90)

Pada Minggu (24/7/2018), puluhan ribu jemaat Yahudi memadati lapangan utama untuk menggelar doa tahunan berkabung atas penghancuran kuil-kuil.

Batu besar yang roboh itu menghantam bagian yang jarang dikunjungi, di mana laki-laki dan perempuan diizinkan untuk berdoa bersama yang bertentangan dengan ajaran Yahudi Ortodoks.

Tembok Ratapan berada di Yerusalem timur, wilayah yang dicaplok Israel dari Palestina.

Bagi Muslim, lokasi itu merupakan kompleks Haram Al Sharif, lokasi paling suci ketiga setelah Mekkah dan Madinah, dan rumah bagi masjid Al Aqsha dan Masjid Kubah Batu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

Internasional
22 hari lalu

Israel Masih Tutup Masjid Al Aqsa, Liga Arab Peringatkan Dampak Serius 

Internasional
25 hari lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Internasional
30 hari lalu

Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster, Yerusalem dan Tel Aviv Mencekam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal