Bantah Klaim Trump, Inggris Sebut ISIS Belum Kalah di Suriah

Nathania Riris Michico
Militan ISIS di Suriah. (Foto: Twitter)

LONDON, iNews.id - Pemerintah Inggris membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa ISIS telah dikalahkan di Suriah. Inggris merupakan bagian dari koalisi pimpinan AS yang melakukan serangan udara terhadap Isis di Suriah.

"Kami sudah mengalahkan ISIS di Suriah, satu-satunya alasan (tentara) saya berada di sana selama Kepresidenan Trump," cuit Trump, kemarin.

Tweet Trump ini pun mendapat jawaban dari Menteri Pertahanan Inggris Tobias Ellwood. Menurut Ellwood, ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS masih tersisa dan sangat aktif.

“Saya sangat tidak setuju. Hal itu akan berubah menjadi bentuk ekstremisme lain dan ancamannya sangat aktif," kata Ellwood, seperti dilaporkan The Guardian, Kamis (20/11/2018).

Sementara itu, seorang juru bicara Pemerintah Inggris mengatakan ISIS, atau Daesh, masih merupakan ancaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal