“Bencana-bencana ini mengingatkan kita akan kebutuhan yang semakin mendesak untuk memulihkan keseimbangan dan harmoni alam,” kata Raja Charles.
Sebagai salah satu pemimpin dunia yang paling vokal dalam isu iklim, Charles kembali menekankan bahwa negara-negara harus bergerak cepat, mulai dari reduksi emisi, rehabilitasi alam, hingga peningkatan ketahanan bencana.
Korban Tewas Meningkat Drastis
Indonesia menjadi negara yang paling terpukul, terutama wilayah Sumatera yang mencatat 631 korban tewas hingga Selasa siang (2/12/2025), menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Badai besar juga melanda Thailand dan Malaysia, sementara Sri Lanka turut melaporkan lebih dari 350 korban jiwa.
Akumulasi korban dari seluruh negara terdampak kini menembus lebih dari 1.100 orang, menjadikannya salah satu bencana banjir paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.