Balas Dendam, Rusia Usir 10 Diplomat AS dan Sanksi 8 Pejabat

Djairan
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyetujui pemulangan 10 diplomat AS di negara itu sebagai tindakan balas dendam. (Foto: Reuters)

Meskipun Moskow membalas secara cepat dengan langkah-langkah yang merugikan kepentingan AS seperti mengecilkan jejak diplomatiknya, pintu dialog tetap terbuka. Pemerintahan Putin berjanji tidak akan mematikan gagasan yang diusulkan Biden tentang pertemuan puncak keduanya.

Hubungan Rusia-AS semakin merosot ke level terendah setelah perang dingin bulan lalu usai Biden membenarkan Putin merupakan ‘pembunuh’. Imbasnya, Moskow langsung memanggil pulang duta besarnya untuk Washington guna konsultasi. Duta besar tersebut masih belum kembali hampir sebulan kemudian.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal