Baku Tembak Pemberontak dan Tentara, 2 Pelaku Ditangkap

Umaya Khusniah
Baku tembak meletus antara kelompok pemberontak dan tentara di Republik Demokratik Kongo. (Foto: Reuters)

Penyelidik PBB sebelumnya menuduh Rwanda dan Uganda mendukung kelompok itu. Namun pernyataan itu dibantah oleh kedua negara.

Tentara Kongo dalam sebuah pernyataan mengatakan, mereka sedang bekerja dengan cepat membangun kembali otoritas negara di Tshanzu dan Runyonyi. Kedua desa strategis itu merupakan benteng terakhir M23 sebelum diusir dari Kongo pada 2013. 

Ada upaya regional dalam beberapa tahun terakhir untuk membuat M23 didemobilisasi. Tetapi para pemimpin mengeluh tentang implementasi perjanjian damai yang lambat dan menuduh tentara Kongo mengobarkan perang melawannya.

"Organisasi kami, M23, yang telah sabar menunggu sembilan tahun untuk pelaksanaan proses perdamaian, menyesalkan opsi kekerasan yang mengerikan ini," kata juru bicara M23, Willy Ngoma dalam sebuah pernyataan pekan lalu.

Seorang juru bicara M23 tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Senin lalu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

57 tahun lalu

Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?

57 tahun lalu

Mengerikan! Wabah Ebola di Kongo Ternyata Belum Ada Obat maupun Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal