Bagaimana Bisa Pemerintah AS Tolak dan Usir Mahasiswa Asing dari Harvard?

Anton Suhartono
Perseturuan antara pemerintahan Donald Trump dengan Universitas Harvard memasuki babak baru (Foto: AP)

Aturan ini juga bisa batal jika pengadilan turun tangan dengan memblokir keputusan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Harvard bisa saja mengajukan gugatan ke pengadilan untuk menentang pemberhentian akses SEVIS.

Carl Tobias, seorang pakar pengadilan federal Fakultas Hukum Universitas Richmond, mengatakan kepada The New York Times, Harvard kemungkinan besar akan menuntut ke Pengadilan Federal di Massachusetts. Keputusan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dianggap melanggar hukum karena membubarkan program internasional universitas dan mencegahnya merekrut mahasiswa dari seluruh dunia.

“Harvard akan berargumen bahwa tindakan menteri tersebut sewenang-wenang dan tidak masuk akal,” kata Tobias. 

Pengadilan, lanjut dia, kemungkinan akan memutuskan bahwa Noem tidak memiliki kewenangan untuk menghapus program bagi mahasiswa asing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Golden Dome: Ambisi Luar Angkasa Trump Terinspirasi Iron Dome Israel

57 tahun lalu

Trump Umumkan Sistem Pertahanan Luar Angkasa Golden Dome, Apa Kehebatannya?

57 tahun lalu

Siap-Siap! Trump Akan Umumkan Besaran Tarif Baru untuk Produk Asing

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal