“Ini adalah badai yang unik karena cakupannya sangat luas,” kata pakar meteorologi NWS, Allison Santorelli, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (26/1/2026).
Dia menambahkan, sekitar 213 juta orang berada di bawah peringatan cuaca musim dingin.
“Badai ini memengaruhi daerah-daerah mulai dari New Mexico, Texas, hingga New England, jadi kita berbicara tentang jangkauan sekitar 2.000 mil (3.220 km)," ujarnya.
Presiden AS Donald Trump menyebut badai musim dingin tahun ini sebagai bersejarah. Dia menyetujui penetapan status darurat federal karena hampir 20 negara bagian plus Distrik Columbia menyatakan keadaan darurat cuaca.
“Kami akan terus memantau, dan tetap berhubungan dengan semua negara bagian yang berada di jalur badai ini. Tetap aman, dan tetap hangat,” tulis Trump, di Truth Social.