Ba'asyir Bebas: Media Australia Mengecam Keras, Korban Bom Bali Kecewa

Nathania Riris Michico
Ba'asyir dianggap memenuhi syarat untuk dibebaskan setelah menjalani 2/3 hukuman dari vonisnya. (Foto: Reuters/Beawiharta)

Sebaliknya, saat berencana memutuskan memindahkan kantor perwakilannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalam, Australia pun "tak menjaga perasaan Indonesia".

Namun sikap Presiden Jokowi untuk membebaskan Ba'asyir, lanjut Ross, tidak ada kaitannya sebagai balasan untuk keputusan Australia memindahkan kantor perwakilan Israel.

"Ini hanya menunjukkan bahwa saat ini tidak ada hubungan diantara kedua pemimpin dua negara saat ini."

Menurutnya, kesepakatan perdagangan Indonesia dan Australia yang terus tertunda tidak akan tercapai, setidaknya hingga September atau Oktober mendatang.

"Indonesia akan memilih presiden baru, sementara Australia juga akan melaksanakan pemilu, jadi hubungan keduanya baru akan dijajaki kembali dibawah dua pemerintahan yang baru," jelasnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Stok Elpiji Nasional Aman, Bahlil: Kita Ambil dari AS dan Australia

Mobil
5 hari lalu

China Salip Jepang Mobil Impor Terbesar di Australia

Internasional
20 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Nasional
28 hari lalu

Breaking News: Eks Kadiv Humas Polri Irjen Pol Purn Edward Hasoloan Aritonang Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal