Australia Resmi Mengakui Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel

Anton Suhartono
Scott Morrison (Foto: AFP)

Di sisi lain, Australia juga berkomitmen mengakui Palestina sebagai negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, jika perjanjian damai sudah terwujud.

"Selain itu, dengan mengakui komitmen kami terhadap solusi dua negara, pemerintah Australia memutuskan untuk mengakui aspirasi rakyat Palestina untuk sebuah negara di masa depan Yerusalem timur sebagai ibu kotanya," kata dia.

Sejauh ini masing-masing Israel dan Palestina mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka.

Sebagian besar negara menolak memindahkan kedutaan mereka di Israel setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017, disusul pemindahan kedubes pada Mei 2018.

Pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel melanggar resolusi PBB yang mengamanatkan status daerah itu harus ditentukan oleh kedua pihak melalui meja perundingan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal