Australia Akan Patroli Militer Bersama Filipina di Perairan Sengketa China

Muhammad Fida Ul Haq
Kapal China menembak kapal Filipina dengan meriam air pada 5 Agustus 2023 (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Militer Australia akan melakukan patroli militer bersama Filipina di Laut China Selatan. Kawasan itu merupakan lokasi sengketa Filipina dengan China.

Sebanyak 2.000 prajurit akan dilibatkan termasuk dengan latihan penyamaran hingga pendaratan ke pulau. Patroli bersama digelar usai China dan Filipina baru saja berseteru terkait perbatasan.

"Meningkatkan hubungan pertahanan di antara dua negara," kata Menteri Pertahanan Australia Richard Marles seperti dikutip dari Nikkei, Jumat (25/8/2024).

Pekan lalu, Australia, Jepang dan Filipina juga sudah melakukan latihan militer bersama. Seperti diketahui, China bersengketa dengan beberapa dengan Asia Tenggara karena mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese berencana berkunjung ke Filipina untuk membahas keamanan maritim. Australia mendukung Filipina terkait konflik dengan China dalam masalah Laut China Selatan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Nasional
24 jam lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal