Aung San Suu Kyi Dijebloskan ke Penjara, Pemerintah Junta Myanmar Makin Akrab dengan Kamboja

Anton Suhartono
Hun Sen (kanan) menerima kunjungan Menlu Myanmar Wunna Maung Lwin di Phnom Penh (Foto: Reuters)

Pada 2021, di masa kepemimpinan Brunei Darussalam, ASEAN tak mengundang pemimpin junta militer Min Aung Hlaing dalam KTT yang berlangsung Oktober karena diangap tak kooperatif dalam menyelesaikan krisis pascakudeta 1 Februari. Sebagai gantinya, ASEAN mengundang tokoh non-politik meskipun tak juga datang.

Sorotan internasional kembali ditujukan kepada Myanmar pada Senin kemarin setelah pengadilan memutuskan Suu Kyi bersalah atas tuduhan menghasut dan melanggar pembatasan protokol Covid-19. Putusan itu memicu kecaman dari komunitas internasional dengan menyebutnya sebagai pengadilan palsu.

Suu Kyi dan juga presiden yang digulingkan Win Myint akan menjalani hukuman penjara 2 tahun di sebuah lokasi yang dirahasiakan, hukuman dikurangi dari 4 tahun setelah mendapat pengampunan.

Para pendukung mengatakan kasus-kasus terhadap Suu Kyi tidak berdasar dan terkesan disengaja untuk mengakhiri karier politiknya sementara militer mengonsolidasikan kekuasaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kamboja Hapus Denda Overstay 5.950 WNI, Minta Pulang ke RI Paling Lambat 15 Juni 2026

57 tahun lalu

1 WNI Sindikat Judol Internasional di Hayam Wuruk Pernah Kerja di Kamboja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal