AS Veto Resolusi Gencatan Senjata Gaza, Indonesia Desak Tanggung Jawab DK PBB

Anton Suhartono
Indonesia menyesalkan kegagalan Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi gencatan senjata permanen di Gaza (Foto: AP)

"Indonesia menyerukan, khususnya anggota tetap DK PBB, untuk memenuhi tanggung jawab moral dan politik untuk menghentikan pelanggaran yang terus dilakukan Israel, mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Gaza serta seluruh Wilayah Pendudukan Palestina," demikian isi pernyataan.

Dewan Keamanan PBB gagal mengadopsi resolusi gencatan senjata di Gaza karena diveto Amerika Serikat (AS). Hanya AS, dari seluruh anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB berjumlah 15, yang menolak resolusi tersebut. Jika satu saja negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB menggunakan hak veto, maka resolusi tersebut tak bisa diadopsi.

Slovenia, selaku pemimpin Dewan Keamanan PBB bulan ini, mengungkapkan kegeramannya atas sikap AS tersebut.

"Kami tidak pernah bermaksud untuk memprovokasi veto," kata Duta Besar (Dubes) Slovenia untuk PBB, Samuel Zbogar.

Menurut Zbogar, negaranya menyadari adanya sikap berbeda di dalam Dewan Keamanan. Namun dia menyayangkan sikap berbeda tersebut meski draf hanya berfokus pada satu tujuan, yakni membela kemanusiaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Misi Kemanusiaan Gaza yang Dinaiki Greta Thunberg Diserang, Ini Faktanya! 

57 tahun lalu

Cerita Warga Gaza Ditembaki Israel saat Antre Bantuan: Apa pun yang Terjadi Kami Akan Mati!

57 tahun lalu

Hamas Minta Proposal Gencatan Senjata Usulan AS Direvisi, Israel Harus Angkat Kaki dari Gaza

57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal