Ironi Sikap Trump
Yang menarik, keputusan ini datang di saat Presiden Donald Trump secara terbuka melontarkan kekecewaan dan kemarahan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas langkah militernya yang memicu kontroversi. Namun, di balik ketegangan diplomatik tersebut, pemerintahan Trump tetap menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemampuan tempur Israel melalui suplai senjata canggih.
Langkah Washington diperkirakan akan memperdalam kritik dunia terhadap peran AS dalam konflik Gaza. Banyak pihak menilai dukungan persenjataan dalam skala besar justru akan memperpanjang perang dan memperburuk penderitaan rakyat sipil Palestina.
Meski demikian, dari sisi industri pertahanan, kontrak senilai Rp100 triliun ini menjadi berkah besar bagi raksasa-raksasa militer Amerika yang selama ini menjadi pemasok utama alutsista untuk Israel.