AS Setop Ekspor Senjata ke Israel, Inggris Bakal Menyusul?

Ahmad Islamy Jamil
Bendera nasional Inggris Raya (ilustrasi). (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Amerika Serikat telah menangguhkan ekspor senjata ke Israel lantaran militer zionis terus melakukan invasi penuh ke Kota Rafah di Gaza Selatan. Kini muncul pertanyaan, apakah sekutu Israel lainnya, Inggris, juga bakal mengikuti langkah AS tersebut?

Mendapat pertanyaan itu, Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron, berusaha menghindar untuk memberikan jawaban yang langsung dan lugas. Dia mengatakan, Inggris mempunyai prosedur perizinan yang sangat jelas dan beberapa di antaranya merupakan prosedur yang paling ketat di dunia. 

"Kami mengikutinya (prosedur itu) dengan sangat ketat dan itulah yang kami lakukan dan akan terus kami lakukan dalam periode mendatang," ujar Cameron kepada wartawan di National Cyber Security Center, London, Kamis (9/5/2024).

Dia mengklaim, ekspor senjata Inggris ke Israel memiliki perbedaan yang sangat mendasar jika dibandingkan dengan ekspor senjata Amerika ke negara Yahudi itu. AS, kata Cameron, adalah negara pemasok senjata yang sangat besar ke Israel. Sementara Pemerintah Inggris menurutnya tidak memiliki pasokan senjata langsung ke Israel.

"Kami (Inggris) memiliki sejumlah lisensi, dan saya pikir ekspor pertahanan kami ke Israel menyumbang kurang dari 1 persen dari total pasokan senjata dari Pemerintah Inggris," kata Cameron.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal