AS Sesalkan Nauru Putuskan Hubungan dengan Taiwan dan Beralih ke China

Ahmad Islamy Jamil
Laura Rosenberger, ketua American Institute in Taiwan (AIT) yang berkantor pusat di Virginia, menghadiri konferensi pers di Taipei, Taiwan 16 Januari 2024. (Foto: Reuters)

Kandidat dari Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa, Lai Ching Te, memenangkan pemilihan presiden Taiwan pada Sabtu (13/1/2024) lalu. Dia akan mulai menjabat pada 20 Mei. 

Menjelang pemilu tersebut, China telah berulang kali menyebut Lai sebagai seorang separatis yang berbahaya.

Beijing selalu mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah China. Dalam beberapa tahun terakhir, RRC berulang kali memberikan tekanan kepada pulau yang diperintah secara demokratis itu, mulai dari pengerahan pesawat tempur di dekat wilayah udara Taiwan, hingga latihan militer besar-besaran yang melibatkan sejumlah kapal perangnya. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal