AS Rumahkan Ribuan Pekerja Pengelola Senjata Nuklir gegara Pemerintah Masih Shut Down

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump mulai Senin (20/10) akan merumahkan sekitar 1.400 pekerja di institusi yang mengelola persenjataan nuklir (Foto: AP)

Staf federal NNSA mengawasi sekitar 60.000 kontraktor yang memelihara dan menguji senjata di laboratorium nasional dan lokasi lain di seluruh AS.

Menurut Wright, jika shut down terus berlanjut, akan ada puluhan ribu pegawai kontraktor yang di-PHK dan rumahkan.

Biaya pengoperasian dan modernisasi kekuatan nuklir AS hingga 2034 diproyeksikan melonjak menjadi 946 miliar dolar AS, 25 persen lebih tinggi daripada perkiraan pada 2023. Anggaran senjata nuklir dibagi antara Departemen Pertahanan (Pentagon) dan NNSA.

Baca Juga
Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal