AS Obral Sanksi Baru kepada Puluhan Orang dan Entitas dari China, Myanmar dan Korut

Anton Suhartono
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru terhadap puluhan individu dan entitas dari China, Myanmar, Korea Utara, dan Bangladesh, terkait tuduhan pelanggaran HAM (Foto: Reuters)

Kanada memberlakukan sanksi terhadap empat entitas yang berafiliasi dengan pemerintahan junta militer Myanmar, sementara Inggris memberlakukan sanksi baru terhadap militer.

Selain Myanmar, depkeu juga memasukkan Kantor Kejaksaan Pusat Korut dalam daftar hitam, mantan menteri jaminan sosial, Menteri Angkatan Bersenjata yang baru diangkat Ri Yong Gil, serta sebuah universitas di Rusia yang memfasilitasi pengiriman pekerja dari Korut.

Selain depkeu, Departemen Luar Negeri (Deplu) juga melarang 12 orang, termasuk pejabat di China, Belarusia, dan Sri Lanka, bepergian ke Amerika Serikat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal