AS Merasa Ditipu Arab Saudi gara-gara Keinginannya Tak Dipenuhi OPEC+

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan Amerika Serikat dan Arab Saudi. (Foto: Dok. 2020)

WASHINGTON DC, iNews.id – Keputusan OPEC+ untuk memangkas produksi minyak, baru-baru ini, dianggap bertentangan dengan pembicaraan antara AS dan Arab Saudi sebelumnya. Koordinator Komunikasi Strategis Gedung Putih, John Kirby mengklaim, pembicaraan kala itu menyinggung tentang peningkatan produksi minyak.

“(Keputusan OPEC+ untuk memangkas produksi minyak) tentu saja tidak sesuai dengan pembahasan yang kami lakukan (dengan Arab Saudi),” kata Kirby saat jumpa pers di Gedung Putih, Washington DC, Rabu (26/10/2022) waktu AS.

Menurut dia, Amerika Serikat telah membahas masalah peningkatan produksi minyak dengan pemimpin Arab Saudi sebelum dan selama kunjungan Presiden Joe Biden ke kerajaan gurun pasir itu pada Juli. Kirby mengatakan, dalam pertemuan kala itu, ada semacam kesepakatan soal peningkatan produksi minyak.

Sebelumnya pada Rabu, New York Times melaporkan bahwa pemerintahan Biden mengira telah mencapai kesepakatan dengan Arab Saudi untuk meningkatkan produksi minyak. Namun, kini Washington DC merasa ditipu ketika OPEC+ kemudian membuat keputusan yang sebaliknya.

Pada awal bulan ini, OPEC+ dengan suara bulat sepakat untuk menurunkan produksi minyak sebesar 2 juta barel per hari mulai November. Langkah itu sebagai tanggapan atas ketidakpastian di pasar energi global. Namun, Amerika Serikat mengutuk keputusan organisasi negara-negara pengekspor minyak tersebut.

Washington DC menyebut pemangkasan produksi minyak itu sebagai kebijakan yang picik di tengah kenaikan harga energi di Amerika Serikat dan Eropa. Tak tanggung-tanggung, AS juga menuduh Arab Saudi telah tunduk kepada Rusia.

Riyadh menolak tuduhan itu. Kerajaan Arab itu menyatakan, keputusan untuk memangkas produksi minyak semata-mata untuk menstabilkan pasar global di tengah penurunan permintaan yang disebabkan oleh perlambatan ekonomi di seluruh dunia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Arab Saudi

22 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

23 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

1 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal