WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) melakukan lebih dari 1.000 tes terhadap persediaan senjata nuklir setiap tahun. Tujuannya untuk memastikan keandalan hulu ledak nuklir tersebut.
"Kami melakukan lebih dari 1.000 tes terhadap persediaan senjata nuklir setiap tahun. Kami menguji semua jenis komponen untuk memastikan keandalannya," kata Kepala Badan Keamanan Nuklir Nasional AS, Brandon Williams, dalam rapat dengan Komite Angkatan Bersenjata Senat, dikutip Jumat (15/5/2026).
Dia menegaskan, tidak ada yang bisa meragukan efektivitas dan kualitas senjata AS.
Presiden AS Donald Trump pada akhir 2025 memerintahkan militer untuk menguji coba senjata nuklir. Perintah itu disampaikan Trump setelah menuduh Rusia dan China secara diam-diam menguji coba senjata nuklir.
Dalam posting-an di akun Truth Social pada Oktober 2025, Trump beralasan perintah tersebut dikeluarkan untuk menyamai langkah negara lain yang juga menguji coba kemampuan nuklir mereka.