AS Kurangi Staf Kedubes di Irak, Khawatir Ada Serangan Balasan dari Iran

Arif Budiwinarto
Pasukan marinir AS berjaga di Gedung Kedutaan di Baghdad, Irak. (foto: AFP)

Makin memanasnya ketegangan di Timur Tengah, terutama dengan Iran mendorong AS melakukan sejumlah langkah preventif, termasuk mengurangi staf dan karyawan di kedutaan sementara. 

"AS terus menyesuaikan kehadiran diplomatiknya di Keduataan dan Konsulat di seluruh dunia sejalan dengan misinya, lingkungan keamanan lokal, situasi kesehatan, dan bahkan libruan," kata pejabat Pertahanan AS yang tidak mau namanya disebutkan kepada Al-Arabiya, Jumat (4/12/2020). 

Pejabat itu tidak memberi perincian dari rencana penyesuaian kedubesnya di Irak. Akan tetapi, Washington memastikan komitmen kemitraan diplomatik yang kuat dengan Irak. 

"Duta Besar AS untuk Irak, Matthew Tueller, akan tetap di Irak. Kedutaan akan terus beroperasi," ujarnya. 

Ancaman serangan balasan dari Iran

Mengenai kekhawatiran akan serangan Iran terhadap pasukan atau kepentingan AS di Irak pasca-insiden terbunuhnya Fakhrizabed dan

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
14 jam lalu

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone

18 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

22 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

2 hari lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal