AS Jatuhkan Sanksi, Warga Iran: Hidup Saya seperti Dihancurkan

Nathania Riris Michico
Warga Iran atas pemberlakuan sanski baru AS. (Foto: AP)

Ini semakin menambah pelik kondisi dalam negeri Iran yang juga diterpa isu korupsi, sistem perbankan yang kacau, serta pengangguran yang merajalela.

"Harga meningkat selama tiga atau empat bulan dan semua yang kami butuhkan menjadi sangat mahal, bahkan sebelum sanksi diberlakukan kembali," kata seorang fotografer, Yasaman (31).

Seperti banyak warga lain, dia yakin para pemimpin Iran akan kembali ke meja perundingan, seperti harapan Trump.

"Saya berharap ini akan terjadi suatu hari nanti. Kebanyakan orang percaya para politisi harus 'minum cangkir racun' pada akhirnya," kata Yasaman.

Ungkapan itu itu belakang ini kembali populer di Iran, digunakan oleh pemimpin revolusioner Iran, Ruhollah Khomeini, saat menandatangani gencatan senjata untuk mengakhiri perang Irak pada 1988. Dia menyebut langkahnya itu seperti meminum secangkir racun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal