AS Jatuhkan Sanksi kepada 2 Jenderal Myanmar terkait Kudeta, Bekukan Aset dan Larangan Perjalanan

Anton Suhartono
AS menjatuhkan sanksi kepada jenderal Myanmar terkait kudeta menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu (Foto: Reuters)

Menurut Biden, perintah eksekutif ini memungkinkan pemerintahannya segera menjatuhkan sanksi kepada mereka yang bertanggung jawab atas kudeta. Sanksi mengincar kepentingan bisnis, individu, serta anggota keluarga dekat.

Saat itu belum disebutkan siapa-siapa saja yang terdampak sanksi, namun Biden menegaskan sanksi akan berpengaruh terhadap ekspor serta mencegah para jenderal mengakses dana 1 miliar dolar milik pemerintah Myanmar yang disimpan di AS. 

"Kami akan mengidentifikasi target (sanksi) putaran pertama pekan ini dan kami juga akan memberlakukan kontrol ekspor yang kuat," kata Biden, pada 10 Februari lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal