AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Iran, Turki dan Uni Emirat Arab

Nathania Riris Michico
Menteri Keuangan Amerika, Steven Mnuchin (foto: AP).

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi-sanksi baru terhadap 25 orang dan lembaga di Iran, Turki, serta Uni Emirat Arab. Mereka dituduh melakukan pencucian uang bernilai lebih dari satu miliar dollar dan euro, yang kemudian digunakan oleh Garda Revolusi Iran dan Departemen Pertahanan Iran untuk menyokong serangan teroris di Timur Tengah.

"Amerika mengincar jaringan luas perusahaan dan perorangan di tiga negara yang memanfaatkan sistem keuangan internasional guna menghindari sanksi-sanksi Amerika, dan menggunakan dananya untuk mendanai aksi teror dan mengganggu stabilitas di Timur Tengah," kata Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, seperti dilaporkan Associated Press, Rabu (27/3/2019).

Wakil Menteri Keuangan Urusan Intelijen dan Terorisme, Sigal Mandelker, mengatakan Bank Ansar yang mendanai kegiatan Garda Revolusi, menggunakan berbagai lapisan entitas untuk menukar mata uang rial dengan dollar dan euro bagi para pejabat Garda Revolusi dan Kementerian Pertahanan dan bagian logistik Angkatan Bersenjata Iran.

"Jaringan yang luas ini hanyalah satu contoh terbaru dari usaha Iran untuk memanfaatkan sistem keuangan global dan mengalihkan sumber-sumber dana entitas yang terkena sanksi," kata Mandelker.

"Ini juga membuat masyarakat keuangan internasional menghadapi risiko beroperasi dalam perekonomian Iran," tambahnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
19 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Internasional
21 jam lalu

Israel Yakin Trump Tak Akan Serang Iran Lagi, Pilih Tekanan Ekonomi

Internasional
22 jam lalu

Jenderal Iran Ceritakan Pasukannya Gagalkan Upaya Militer AS Masuki Isfahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal