“Dengan 600.000 orang Amerika di Israel dan ancaman terhadap orang Amerika lainnya di seluruh kawasan, sulit untuk memikirkan evakuasi yang bisa dibandingkan dengan skala, cakupan, dan kompleksitas ini,” ujar Direktur Kebijakan Luar Negeri Brookings Institution, Suzanne Maloney.
Pada 7 Oktober lalu, para pejuang Palestina dari kelompok Hamas di Gaza melancarkan serangan roket besar-besaran yang mengejutkan terhadap Israel. Militer zionis lalu melancarkan serangan balasan dan memerintahkan blokade total terhadap Jalur Gaza, rumah bagi lebih dari 2 juta orang.
Tak hanya itu, Israel juga memutus pasokan air, makanan, dan bahan bakar ke Gaza. Eskalasi konflik itu telah mengakibatkan ribuan orang tewas dan terluka di kedua belah pihak.