AS Diam-Diam Uji Coba Rudal Hipersonik HAWC, Ditembakkan dari Pesawat Pengebom B-52 

Anton Suhartono
Amerika Serikat kembali menguji coba rudal hipersonik di bawah program Hypersonic Air-breathing Weapon Concept (HAWC) (Foto: DARPA via Reuters)

Pada September lalu, DARPA mengumumkan telah menguji coba prototipe rudal scramjet hasil pengembangan Raytheon Technologies dan Northrop Grumman, namun saat itu tak memberikan penjelasan rinci.

Kedua rudal itu menggunakan tahap booster untuk mempercepat proyektil hingga ke titik di mana mesin scramjet bekerja. Desainnya berbeda dengan rudal balistik hipersonik Rusia Kinzhal.

Rusia telah menggunakan Kinzhal untuk perang di Ukraina. Diketahui pada 18 Maret lalu pasukan Rusia gudang amunisi militer Ukraina menggunakan rudal yang dilepaskan dari jet tempur itu. 

Selain Kinzhal, Rusia juga memiliki rudal jelajah hipersonik Zircon. Senjata anti-kapal itu didesain dapat ditembakkan dari kapal perang permukaan dan kapal selam.

Sementara itu AS juga memiliki rudal hipersonik lain yang masih dalam pengembangan yakni Air-launched Rapid-Response Weapon (ARRW). Namun tiga kali uji coba rudal ini selalu gagal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

5 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

6 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

8 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal